Weton Hari Ini - Kalender Jawa tradisional

Hari Ini, 12 Juli 2026

Minggu Kliwon

Neptu 13  ·  Wuku Mandhasiya  ·  Mangsa Kasa

Detail Kalender Jawa Hari Ini

Tanggal Jawa

26 Sura 1960

Tahun Be

Neptu Weton

13

Minggu (5) + Kliwon (8) = 13

Wuku

Mandhasiya

Siklus 210 hari (30 wuku)

Mangsa

Kasa

Musim kemarau, daun-daun mulai gugur

Siklus Pasaran (Panca Wara)
LegiPahingPonWageKliwon

Hari ini: Kliwon

Siklus 7 Hari (Sapta Wara)
MingguSeninSelasaRabuKamisJumatSabtu

Hari ini: Minggu

Weton 7 Hari ke Depan

13 Juli 2026

Senin

Legi

Neptu 9

14 Juli 2026

Selasa

Pahing

Neptu 12

15 Juli 2026

Rabu

Pon

Neptu 14

16 Juli 2026

Kamis

Wage

Neptu 12

17 Juli 2026

Jumat

Kliwon

Neptu 14

18 Juli 2026

Sabtu

Legi

Neptu 14

19 Juli 2026

Minggu

Pahing

Neptu 14

Cek Weton Tanggal Lain

Masukkan tanggal apa saja untuk melihat wetonnya. Bagian utama di atas tetap menampilkan weton hari ini.

Apa Itu Weton Hari Ini?

Weton hari ini adalah kombinasi antara hari dalam siklus 7 hari (Senin–Minggu) dan hari pasaran dalam siklus 5 hari (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon) untuk tanggal hari ini. Kedua siklus ini berjalan bersamaan secara terus-menerus, menghasilkan 35 kombinasi weton yang unik dan berulang setiap 35 hari.

Dalam tradisi Jawa, weton bukan sekadar penanda waktu — setiap kombinasi hari dan pasaran diyakini memiliki karakter, neptu, dan pengaruh tersendiri bagi kehidupan. Mengetahui weton hari ini berguna untuk memilih waktu yang tepat bagi berbagai kegiatan penting.

Makna Weton Minggu Kliwon

Hari ini jatuh pada weton Minggu Kliwon dengan total neptu 13. Pasaran Kliwon: Hari yang sakral dan penuh kekuatan, cocok untuk ritual dan doa.

Wuku yang berlaku saat ini adalah Mandhasiya, sedangkan mangsa (musim Jawa) yang sedang berjalan adalah Kasa — Musim kemarau, daun-daun mulai gugur.

Untuk memahami lebih dalam tentang watak, rezeki, dan kecocokan jodoh dari weton ini, kunjungi halaman lengkapnya:

Baca Arti Lengkap Weton Minggu Kliwon →

Makna Lima Hari Pasaran

PasaranNeptuMakna & Karakter
Legi5Hari yang menyenangkan, cocok untuk memulai usaha dan perjalanan
Pahing9Hari yang keras, cocok untuk pekerjaan berat dan perjuangan
Pon7Hari yang stabil, cocok untuk membangun dan memperkuat hubungan
Wage4Hari yang tenang, cocok untuk introspeksi dan kegiatan spiritual
Kliwon(hari ini)8Hari yang sakral dan penuh kekuatan, cocok untuk ritual dan doa

Memahami Weton Hari Ini dalam Tradisi Jawa

Setiap hari dalam kalender Jawa memiliki weton — gabungan dari nama hari dalam sistem 7 hari (Senin hingga Minggu) dengan salah satu dari 5 hari pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Kombinasi kedua siklus ini menciptakan 35 weton unik yang berulang setiap 35 hari sekali.

Mengetahui weton hari ini bermanfaat untuk berbagai keperluan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa: menentukan kesesuaian hari untuk memulai kegiatan tertentu, memahami makna hari dalam konteks budaya Jawa, dan untuk keperluan perhitungan kalender dalam tradisi adat.

Halaman ini menampilkan informasi weton hari ini secara lengkap, termasuk neptu (nilai numerik weton), wuku (siklus 210 hari), mangsa (musim Jawa), dan tanggal dalam penanggalan Jawa.

Makna Lima Hari Pasaran Jawa

Setiap pasaran dalam tradisi Jawa memiliki makna, energi, dan karakteristik tersendiri yang dipercaya memengaruhi suasana dan keberuntungan hari tersebut:

LegiNeptu 5

Hari Legi memiliki energi yang manis (legi = manis dalam bahasa Jawa) dan menyenangkan. Dipercaya cocok untuk memulai usaha, perjalanan, dan acara-acara yang membutuhkan suasana harmonis. Orang yang lahir pada pasaran Legi umumnya dikenal ramah dan mudah bergaul.

PahingNeptu 9

Pahing memiliki energi yang kuat dan tegas. Dipercaya membawa kekuatan dan keberanian. Cocok untuk pekerjaan yang membutuhkan ketegasan dan perjuangan. Orang yang lahir pada pasaran Pahing cenderung kuat, berani, dan berpengaruh.

PonNeptu 7

Pon memiliki energi yang stabil dan subur. Dipercaya membawa kesuburan, kemakmuran, dan kestabilan. Cocok untuk membangun sesuatu yang bersifat jangka panjang. Orang yang lahir pada pasaran Pon dikenal konsisten dan dapat diandalkan.

WageNeptu 4

Wage memiliki energi yang tenang dan tulus. Dipercaya membawa kerendahhatian dan kebaikan hati. Cocok untuk kegiatan spiritual, introspeksi, dan memperkuat hubungan dengan orang-orang terdekat. Orang yang lahir pada Wage dikenal baik hati dan tidak suka menyakiti orang lain.

KliwonNeptu 8

Kliwon dipercaya sebagai hari paling sakral dalam siklus pasaran. Memiliki energi spiritual yang kuat dan sering dikaitkan dengan hal-hal gaib dan mistis. Jumat Kliwon dan Selasa Kliwon adalah hari-hari yang paling sakral. Orang yang lahir pada pasaran Kliwon sering memiliki kepekaan spiritual yang tinggi.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Bagaimana cara menghitung neptu weton hari ini?

Neptu weton dihitung dengan menjumlahkan nilai neptu hari dan nilai neptu pasaran. Nilai neptu hari: Minggu=5, Senin=4, Selasa=3, Rabu=7, Kamis=8, Jumat=6, Sabtu=9. Nilai neptu pasaran: Legi=5, Pahing=9, Pon=7, Wage=4, Kliwon=8. Jumlahkan keduanya untuk mendapatkan neptu weton hari ini.

Apa fungsi neptu weton dalam tradisi Jawa?

Neptu weton digunakan dalam berbagai perhitungan tradisional Jawa: (1) Menghitung kecocokan jodoh pasangan; (2) Menentukan hari baik untuk acara penting seperti pernikahan dan pindah rumah; (3) Memahami karakter dan sifat seseorang berdasarkan weton kelahirannya; (4) Menentukan pantangan dan hari-hari istimewa dalam tradisi adat Jawa.

Apa itu wuku dan bagaimana hubungannya dengan weton hari ini?

Wuku adalah siklus 7 hari yang membentuk kelompok waktu 30 wuku (210 hari total) dalam kalender Jawa. Setiap wuku memiliki nama dan karakteristik tersendiri. Berbeda dengan weton yang merupakan kombinasi hari dan pasaran, wuku adalah penanda siklus yang lebih panjang dan sering digunakan untuk menentukan upacara adat dan hari-hari keagamaan tertentu dalam tradisi Hindu-Jawa.

Apa itu mangsa dalam penanggalan Jawa?

Mangsa adalah sistem penanggalan musim pertanian tradisional Jawa yang membagi tahun menjadi 12 musim berdasarkan posisi matahari. Tidak seperti bulan kalender, durasi setiap mangsa berbeda-beda — antara 23 hingga 43 hari. Sistem mangsa digunakan oleh petani Jawa tradisional untuk menentukan waktu tanam, panen, dan siklus pertanian lainnya.